Merawat seekor kelinci, tentu sudah menjadi salah satu kewajiban, bagi siapa saja orang yang ingin memeliharanya. Bahkan tidak hanya dipelihara, sudah banyak orang yang beternak kelinci, sebagai hewan yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan dagingnya, dan diperjual belikan pada rumah makan, untuk dijadikan sebagai hidangan.
Kesehatan seekor kelinci, akan tergantung dengan perawatan yang kita berikan, dan jenis kelinci yang kita pelihara. Mengapa begitu..? Karena jenis ras kelinci di Indonesia, ada yang cepat besar dan ada juga yang lambat. Jadi sebelum memelihara, sebaiknya tentukan terlebih dahulu jenis kelinci apa yang akan kalian pelihara, dan jangan lupa periksa kesehatannya juga.
Nah, berikutlah jenis-jenis kelinci yang cepat besar, dan cocok untuk dijadikan peliharaan:
- Kelinci Flamish Giant
- Kelinci New Zealand
- Kelinci Pedaging Jenis Rex
Meskipun ketiga kelinci tersebut pertumbuhannya cepat, mereka tetap harus memiliki perawatan yang baik, supaya tidak hanya besar badannya, tapi juga sehat jasmaninya. Lalu bagaimana cara merawatnya..? Nah tenang saja, karena disini akan kami bahas tentang, cara merawat kelinci supaya cepat besar.
Tips Merawat Anak Kelinci Supaya Cepat Besar dan Gemuk
 |
| Cara Merawat Kelinci Agar Cepat Besar dan Tidak Mati |
Kelinci sebenarnya sangat mudah beradaptasi dengan hidup dirumah, namun dengan syarat, seluruh kebutuhannya harus terpenuhi. Mulai dari menyediakan kandang, makanan yang bergizi, hingga vitamin serta mainannya.
1. Menyediakan Tempat Yang Layak
Pertama-tama kalian perlu menyiapkan tempat / kandang, sebagai sarana tempat berteduh dan berlindung kelinci dari hewan predator pada malam hari. Dalam hal membuat kandang, kalian harus mengutamakan kenyamanan terlebih dahulu, karena jika kelinci sudah tidak nyaman dengan tempat tinggalnya, kelinci akan mudah stress dan dampaknya, kelinci akan mudah untuk mati.
Pastikan kandang yang kalian buat, mempunyai ukuran yang besar. Hal ini bertujuan supaya kelinci dapat berlompat-lompat, dan juga dapat berdiri diatas kedua kaki belakangnya.
2. Memberikan Alas Didalam Kandang
Setelah kadang kelinci terbuat, berikanlah alas agar kelinci dapat lebih nyaman ketika berdiam di kandang. Jangan gunakan alas dengan bahan yang keras dan tidak rata, karena tidak hanya membuat kakinya sakit, tapi juga dapat membuat kaki kelinci mudah terkena scabiosis atau kakinya akan membengkak dan nyeri, sehingga dapat infeksi.
Kami juga menganjurkan, buatkanlah kamar mandi pada sudut kandang kelinci. Hal ini bertujuan agar kelinci dapat terlatih untuk membuang air kecilnya secara teratur. Caranya, letakkanlah kotak berisikan pasir pada sudut kandang yang kelinci pilih, atau supaya lebih mudah, kalian bisa meletakkan lebih banyak kotak pasir dikandangnya.
Pastikan pasir yang digunakan tidak menggumpal, karena kelinci dapat mengira itu makanannya, dan apabila ia memakannya, sudah pasti akan bermasalah pada sistem pencernaannya.
3. Memberikan Pakan Yang Bernutrisi Secara Rutin
Cara merawat kelinci selanjutnya adalah, memberikan makanan yang sehat dan bernutrisi secara rutin. Pemberian makan tentu sangat berpotensi terhadap pertumbuhan kelinci agar cepat besar. Dalam masalah pakan kelinci ini, kalian harus mengindetifikasi jenis pakan, sebelum masuk dalam tahap pemberian.
Tak cuma itu, perawatan kelinci yang baik, adalah dengan mengetahui pantangan atau makanan yang tidak boleh dimakan oleh kelinci. Biasanya, para peternak sering memberikan coklat sebagai penutup hidangan kelinci. Hal ini tentu sangat berakibat fatal jika kelinci mengonsumsinya.
4. Selalu Menyedikan Air Minum Pada Kandang Kelinci
Seperti yang kita tahu, didalam pertumbuhan hewan peliharaan seperti kelinci, air minum tentu sangat penting terhadap kesehatannya. Pemberian air yang tidak cukup, dapat menyebabkan kelinci dehidrasi, sehingga tubuhnya mudah lemas, dan berakibat kematian.
Oleh karena itu, selalu menyediakan air minum pada kandang kelinci, memang patut untuk diperhatikan. Untuk air minumnya, bisa kalian tambahkan sedikit cuka apel asli, karena kandungannya sangat baik untuk kesehatan kelinci. Jangan lupa juga untuk selalu mengganti air minumnya ketika sudah terlihat kotor, serta selalu membersihkan wadah selepas kelinci meminumnya.
5. Menyediakan Banyak Mainan
Cara merawat kelinci yang terakhir, adalah dengan menyediakan banyak mainan. Kelinci merupakan hewan yang suka menggigit apa saja yang ia anggap mainannya. Dalam hal ini, kalian tidak perlu membeli mainan kelinci yang mahal, cukup dengan potongan kardus, yang kalian buat dengan unik, sudah dapat membuat kelinci senang.
Perlu diingat, jangan pernah membuat mainan kelinci dengan bahan karet. Karena jika kelinci menelan sedikit karet tersebut, akan menyumbat saluran pencernaannya.
BACA JUGA :
Nah, kurang lebih seperti itulah, cara merawat kelinci agar cepat besar. Sebelum kami menutup pertemuan ini, kami hanya ingin berwasiat bahwa, memelihara kelinci yang baik, adalah dengan berusaha merawatnya supaya tidak mati.
Wassalamualaikum…!!
Post Views: 1,035
Rekomendasi:
- Ayam Batik: Keindahan dan Keunikan Ayam Hias Asli Indonesia Ayam Batik, dengan bulunya yang indah dan pola yang menyerupai motif batik, adalah salah satu jenis ayam hias yang paling terkenal di Indonesia. Ayam ini memiliki sejarah yang kaya dan…
- Harga Ayam Cemani Asli dan Tips Membelinya Ayam Cemani, dengan penampilannya yang unik dan eksotis, telah menarik perhatian banyak penggemar ayam hias di Indonesia dan seluruh dunia. Ayam ini dikenal karena warna hitam pekat yang menutupi seluruh…
- Makanan Yang Baik DikonsumsI Untuk Kelinci Mencret Hallo Dudee..!! Siapa sih disini yang tidak kenal dengan hewan peliharaan lucu berkuping panjang ini..? Yaaa, kelinci. Pada awalnya, memelihara hewan ini hanya dilakukan oleh orang tua sebagai sumber kebahagiaan…
- Jual Anak Ayam Terdekat: Temukan Pilihan Terbaik di… Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang yang tertarik untuk memelihara anak ayam di rumah, baik untuk tujuan komersial maupun hobi. Permintaan akan anak ayam juga meningkat seiring dengan berkembangnya…
- Ayam Merah Petelur: Panduan Lengkap Budidaya dan… Ayam merah petelur telah lama menjadi pilihan utama bagi para peternak yang ingin memaksimalkan produksi telur. Asal usul ayam merah petelur dapat ditelusuri kembali ke beberapa dekade yang lalu, ketika…
- Tips dan Cara Agar Induk Kelinci Cepat Hamil Tips dan Cara Agar Induk Kelinci Cepat Hamil - Memelihara kelinci, sudah menjadi salah satu hobi bagi para pecinta hewan hias di Indonesia maupun di luar negara. Selain dipelihara karena…
- Panduan Lengkap Merawat Sapi Perah untuk Pemula 2024 Merawat sapi perah merupakan kegiatan yang penting dan bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terlibat dalam industri peternakan. Merawat sapi perah tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memberikan manfaat…
- Ayam Mati: Penyebab, Pencegahan, dan Solusi Efektif Ayam mati adalah masalah yang sering dihadapi oleh para peternak ayam, baik skala kecil maupun besar. Memahami penyebab kematian ayam sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan mengurangi…
- Ciri Kepala Ayam Pembunuh yang Harus Diketahui Ayam pembunuh sering kali menjadi incaran para peternak karena memiliki potensi yang luar biasa dalam pertarungan. Ayam jenis ini biasanya memiliki fisik yang kuat, stamina yang luar biasa, dan kemampuan…
- Jenis Jenis Bebek: Panduan Lengkap untuk… Bebek adalah unggas air yang telah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu dan telah menjadi bagian penting dari peternakan, ekosistem, dan budaya di berbagai belahan dunia. Keanekaragaman jenis bebek mencakup…
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.